Berita

Batam-[17/10/19]  Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengikuti Kegiatan Apresiasi Kekayaan Negara Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau bertempat di Pekanbaru. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya refleksi pelaksanaan Pengelolaan Kekayaan Negara  sekaligus apresiasi kepada mitra kerja, para stakeholder, dan pengguna layanan DJKN yang berada di wilayah kerja Kanwil Riau, Sumbar, dan Kepri atas sinergi yang telah terjalin dan kontribusi yang diberikan.

Sebagai salah satu bentuk kegiatan Apresiasi Kekayaan Negara tahun 2019 Kantor Wilayah DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau memberikan penghargaan yang dibagi atas beberapa kategori, yaitu Pembina wilayah terbaik bagi para korwil, pengelola aset bagi para satuan kerja, balai lelang terbaik, pemohon lelang perbankan terbaik, pemohon lelang nonperbankan terbaik, pejabat lelang kelas II terbaik, serta penghargaan khusus di bidang program nasional sertipikasi BMN Tanah yang diserahkan oleh Bapak Sudarsono selaku Kantor Wilayah DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau.

Adapun dari salah satu kategori diatas Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mendapat Penghargaan Terbaik Pertama Kategori Korwil Jumlah Satker Binaan Lebih Dari 5 Satker “Pembina Wilayah Terbaik” Wilayah Kerja Provinsi Kepulauan Riau. Dengan adanya penghargaan ini agar dapat dipertahankan dan ditingkatan lagi dan menjadi motivasi seluruh pegawai Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam untuk menjadikannya sebagai salah satu UPT BMKG yang terbaik. [Hr]

Batam – Minggu (6/10/2019) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menjadi salah satu narasumber dalam Acara Dialog dan Simulasi Pencegahan Kebakaran dengan Topik “Kentongan Tanda Bahaya” yang diselenggarakan oleh RRI Batam pada siaran 105,1 Mhz Pro I, yang bertempat di RT.01 RW.XI Aula Elang Perkasa – Lapangan Baloi Blok III Kelurahan Lubuk Baja Kota Kecamatan Lubuk Baja diwakili oleh Kepala Seksi data dan Informasi Bpk. Suratman, S.Kom. Diharapkan dengan adanya acara “Program Kentongan” ini dapat mengedukasi masyarakat supaya tangguh dan tanggap bencana, sekaligus membangun budaya sadar bencana di masyarakat sebagai upaya mencegah dan mengurangi dampak bencana tersebut.